PENGARUH KONSENTRASI BIONANOFERTILIZER DAN DOSIS NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merril.) VARIETAS DETAP 1

MOCHAMMAD FARIZAL MAHFUD, M. FARIZAL (2026) PENGARUH KONSENTRASI BIONANOFERTILIZER DAN DOSIS NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merril.) VARIETAS DETAP 1. Other thesis, Universitas Islam Balitar, Blitar.

[thumbnail of sampul.docx] Text
sampul.docx

Download (337kB)
[thumbnail of ABSTRAK.docx] Text
ABSTRAK.docx

Download (15kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.docx] Text
DAFTAR ISI.docx

Download (17kB)
[thumbnail of BAB I.docx] Text
BAB I.docx

Download (29kB)
[thumbnail of BAB 2.docx] Text
BAB 2.docx

Download (57kB)
[thumbnail of BAB 3.docx] Text
BAB 3.docx

Download (70kB)
[thumbnail of BAB 4.docx] Text
BAB 4.docx

Download (55kB)
[thumbnail of lampiran.docx] Text
lampiran.docx

Download (4MB)
[thumbnail of skripsi rizal reall.docx] Text
skripsi rizal reall.docx
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of Artikel Jurnal_Rizal.docx] Text
Artikel Jurnal_Rizal.docx

Download (675kB)
[thumbnail of plagiasi.docx] Text
plagiasi.docx

Download (175kB)

Abstract

Mochammad Farizal Mahfud 22102210001 (2026): “The Effect of Bionanofertilizer Concentration and NPK Dosage on the Growth and Yield of Soybean (*Glycine max* (L.) Merrill) Variety Detap 1”. Supervised by Ir. Palupi Puspitorini, M.P.
Kedelai merupakan tanaman penting di Indonesia karena konsumsi yang sangat tinggi oleh masyarakat dan masih bergantung kepada impor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kombinasi terbaik antara konsentrasi bionanofertilizer dan dosis Pupuk NPK yang tepat dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dan terdiri dari dua faktor yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama yaitu berbagai konsentrasi bionanofertilizer, meliputi: B1 (6ml/L Bionanofertilizer), B2 (9 ml/L Bionanofertilizer) dan B3 (12 ml/L Bionanofertilizer). Faktor kedua yaitu pengaplikasian pupuk NPK dengan berbagai dosis meliputi: S1 (6 gram/tan pupuk NPK), S2 (9 gram/tan pupuk NPK) dan S3 (12 gr/tan pupuk NPK). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah polong, bobot polong, jumlah biji, bobot biji, dan bobot 100 biji. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) taraf 5% dan apabila hasil sidik ragam menunjuukan beda nyata maka dilanjutkan dengan Uji Duncan taraf 5%. Kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan B2S2 yaitu kombinasi perlakuan konsentrasi bionanofertilizer 9 ml/L dan pupuk NPK dosis 9 gr/tan yang mampu menghasilkan rata – rata tinggi tanaman 63,3 cm, diameter batang 71,8mm, jumlah polong 178,2, bobot polong 294,7gram, jumlah biji 423,7, bobot biji 82,7gram dan bobot 100 biji sebesar 24,7gram.
Kata Kunci: bionanofertilizer, detap-1, pupuk npk, tanaman kedelai

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agroteknologi
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agroteknologi > Skripsi Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with email mochammadfarizalmahfud@gmail.com
Date Deposited: 14 Oct 2026 01:00
Last Modified: 14 Oct 2026 01:00
URI: https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/2041

Actions (login required)

View Item
View Item