Gervasius, Rivaldino Daput (2024) UPAYA MENGURANGI DAMPAK RESIKO DALAM PRODUKSI KERIPIK JAGUNG DI UMKM JAYA TANI KELURAHAN GEDOG, SANANWETAN, BLITAR. Technical Report. UNIVERSITAS ISLAM BALITAR. (Unpublished)
PKL FULL.pdf
Download (1MB) | Preview
COVER.pdf
Download (198kB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (137kB) | Preview
BAB I.pdf
Download (23kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (504kB) | Preview
BAB III.pdf
Download (9kB) | Preview
BAB IV.pdf
Download (155kB) | Preview
V KESIMPULAN.pdf
Download (123kB) | Preview
DAPUS & LAMPIRAN.pdf
Download (587kB) | Preview
Abstract
Gervasius Rivaldino Daput. 20102220013. Upaya Mengurangi Dampak Resiko Dalam Produksi Keripik Jagung di UMKM Jaya Tani Kelurahan Gedog, Sananwetan, Blitar. Pembimbing: Rima Dewi Oryza Sativa, S.P., M.P.
Jagung adalah komoditas yang menarik untuk dikembangkan dan ditingkatkan produksinya. Proses pembuatan keripik jagung memiliki beberapa tahapan, yang pertama membeli jagung dengan kualitas terbaik, lalu pencucian sekaligus perendaman,setelah itu dikukus,dipipihkan,dijemur dan, diberi bumbu, dilanjut proses penggorengan sampai dengan pengemasan yang harus dilakukan agar menghasilkan keripik jagung yang berkualitas. Pendapatan dari pengepul jagung harus diperhatikan agar jagung yang dikumpulkan berkualitas baik. Periksa dengan teliti saat pengemasan dan kemas keripik jagung dalam karton yang dilapisi bubble wrap untuk menghindari kerusakan produk. Mutu jagung setelah dipanen ditentukan oleh kualitas biji jagungnya kemudian ketrampilan para pekerja dalam menangani dan mengolahnya hingga menjadi keripik jagung yang siap didistribusikan ke konsumen. Ciri-ciri keripik jagung kualitas baik adalah warnanya kuning kecokelatan, manis, asin, renyah, tidak tengik atau berbau aneh, dan utuh (tidak hancur). Adapun tujuan pelaksanaan PKL yaitu untuk mengetahui dan mempelajari tentang produksi jagung, mengetahui kualitas pasca panen jagung, mengidentifikasi sumber-sumber dampak resiko dalam pengolahan jagung, dan mengetahui cara penanganan dalam menghadapi dampak resiko dalam memproduksi keripik jagung. Ada beberapa permasalahan dalam memproduksi keripik jagung di UMKM JAYA TANI Salah satunya adalah masalah pasca panen dalam pengolahan keripik jagung, serta masalah dengan sumber bahan baku, tenaga kerja, dan mikrobiologi. Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh usaha kecil dan menengah (UMKM) Jaya Tani adalah kesulitan menemukan sumber bahan baku jagung varietas bisi. Ini dikarenakan pencarian sumber bahan baku keripik jagung tidak meluas. Karena tidak efisiennya pembagian tenaga kerja, keterbatasan tenaga kerja juga mempengaruhi hasil produksi keripik jagung. Untuk mengurangi kegagalan produksi, dapat dilakukan dengan pembagian tugas yang jelas dan mengkordinir para pekerja serta melakukan pengecekan rutin. Serta kurangnya varian rasa terhadap produk keripik jagung mempengaruhi tingkat konsumen maka dari itu varian rasa harus ditambahkan ke produk keripik jagung.
Kata Kunci : Dampak Resiko,Keripik Jagung
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agribisnis |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agribisnis > Praktik Kerja Lapangan (PKL) Agribisnis |
| Depositing User: | Gervasius Rivaldino Daput |
| Date Deposited: | 05 Dec 2024 05:19 |
| Last Modified: | 05 Dec 2024 05:19 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/961 |
