Gita, Ririt Zunilay Amara (2025) ANALISIS KOMPARASI USAHATANI MELON PADA SISTEM HIDROPONIK DAN NON HIDROPONIK (STUDI KASUS: MITRA CV. AGRO WATES KABUPATEN BLITAR). Other thesis, Universitas Islam Balitar, Blitar.
COVER.pdf
Download (254kB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (168kB) | Preview
BAB I.pdf
Download (172kB) | Preview
ABSTRAK.pdf
Download (117kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (553kB) | Preview
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (246kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (288kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (116kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB) | Preview
SKRIPSI LENGKAP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
CEK TURNITIN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Budidaya tanaman melon yang dilakukan oleh petani mitra menggunakan sistem hidroponik dan non hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerimaan, pendapatan, dan efisiensi usahatani tanaman melon hidroponik dan non hidroponik di mitra CV. Agrowates, (2) mengetahui komparasi pendapatan usahatani tanaman melon hidroponik dan non hidroponik di mitra CV. Agrowates. Penelitian ini menggunakan metode survey yang dilaksanakan dari bulan Oktober – Desember 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus. Metode analisis data menggunakan analisis usahatani, uji normalitas, uji homogenitas dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan jumlah rata – rata produksi usahatani tanaman melon hidroponik adalah 27.009 kg/ha, sedangkan usahatani tanaman melon non hidroponik sebesar 19.151 kg/ha. Rata – rata total biaya usahatani tanaman melon hidroponik sebesar Rp. 223.850.882/ha, dengan rata – rata penerimaan usahatani sebesar Rp. 449.166.700/ha dan rata – rata pendapatan sebesar Rp. 225.315.818/ha. Sedangkan rata – rata total biaya usahatani tanaman melon non hidroponik sebesar Rp. 163.527.623/ha, dengan rata – rata penerimaan usahatani sebesar Rp. 303.225.001/ha dan rata – rata pendapatan sebesar Rp. 139.697.376/ha. Hasil analisis RCR pada usahatani tanaman melon hidroponik yaitu 2.0 sedangkan usahatani tanaman melon non hidroponik yaitu 1.8 sehingga kedua sistem usahatani tanaman melon dikatakan efisien dan layak untuk dikembangkan. Dari perhitungan hasil uji t dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan tanaman melon hidroponik dengan pendapatan tanaman melon non hidroponik karena hasil analisis uji t nilai Sig. >0,05. Namun budidaya tanaman melon hidroponik memiliki potensi yang lebih besar dari non hidroponik karena dapat menaikkan pendapatan sebesar 37.99%.
Kata Kunci: Komparasi, Pendapatan, Tanaman Melon Hidroponik dan Non Hidroponik
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agribisnis |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agribisnis > Skripsi Agribisnis |
| Depositing User: | Ririt Zunilay Amara Gita |
| Date Deposited: | 29 Apr 2025 00:58 |
| Last Modified: | 29 Apr 2025 00:58 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/1065 |
