Sutrisno, Sutrisno Hadi (2023) EVALUASI REPRODUKSI SAPI FRIESIAN HOLSTEIN PADA BERBAGAI PARITAS. Other thesis, UNIVERSITAS ISLAM BALITAR.
COVER.pdf
Download (575kB) | Preview
ABSTRACT.pdf
Download (188kB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (203kB) | Preview
BAB I PENDAHULUAN .pdf
Download (230kB) | Preview
BAB II TINJAUAN PUSTAKA .pdf
Download (356kB) | Preview
BAB III METODE PENELITIAN .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (430kB) | Request a copy
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (436kB) | Request a copy
BAB V PENUTUP .pdf
Download (187kB) | Preview
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (317kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB) | Preview
Bukti Plagiasi SKRIPSI Sutrisno Hadi 20103310037.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
SKRIPSI Sutrisno Hadi 20103310037.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Jurnal Penelitian Sutrisno Hadi 20103310037.pdf
Download (397kB) | Preview
Bukti Plagiasi Jurnal Penelitian Sutrisno Hadi 20103310037.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi reproduksi sapi Holstein
Friesian pada berbagai paritas. Penelitian dilakukan di PT Greenfields
Indonesia.Farm 2 yang berlokasi di Dusun Pijiombo, Desa Ngadirenggo,
Kecamatan Wlingi, Blitar. Materi penelitian yang digunakan adalah 327 ekor sapi
Holstein Friesian pada paritas dua, tiga, dan empat, dengan perkiraan 109 ekor sapi
per paritas. Variabel yang digunakan dalam evaluasi adalah pelayanan per konsepsi
(S/C), laju konsepsi (CR), hari buka (DO), dan calving.interval (CI). Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan dengan menggunakan data
sekunder. Data dianalisis dengan menggunakan analisis varians (ANOVA), dan
apabila terdapat pengaruh yang nyata, penelitian dilanjutkan dengan uji jarak
berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi
paritas sapi perah maka hasil evaluasi reproduksi akan semakin rendah (P<0,05).
Paritas II mempunyai hasil reproduksi paling ideal dengan nilai pelayanan per
konsepsi 1,64±0,84a kali, angka konsepsi 55,96%, hari terbuka 88,01±27,56a hari,
dan jarak beranak 365, 71±28,38a hari dibandingkan paritas III dan IV yang
menunjukkan hasil lebih rendah dengan nilai pelayanan per konsepsi 1,95±1,17b
kali; 2,15±1,24b kali, angka konsepsi 50,45%; 42,2%, hari buka 99,55±39,20 miliar
hari; 104,83±40,89b hari, dan calving interval 378,16±39,26b hari; 383,88±40,81b
hari Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi paritas maka semakin
rendah pula hasil evaluasi reproduksi yang meliputi pelayanan per konsepsi (S/C),
angka konsepsi (CR), hari terbuka (DO), dan calving.interval (CI).
Kata Kunci: Friesian Holstein, Service per Conception, Conception Rate, Days
open, Calving Interval
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Ilmu Ternak |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Ilmu Ternak > Skripsi Ilmu Ternak |
| Depositing User: | Sutrisno Hadi |
| Date Deposited: | 01 Oct 2024 07:11 |
| Last Modified: | 01 Oct 2024 07:11 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/476 |
