HADI SANTOSO, HS (2026) ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI CABAI KERITING (Capsicum annuum L.) PADA MUSIM PENGHUJAN DI DESA CANDIREJO KABUPATEN BLITAR. Other thesis, Universitas Islam Blitar.
SKRIPSI FIX CETAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf
Download (175kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (6MB)
BAB 5.pdf
Download (88kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (493kB) | Request a copy
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB) | Request a copy
BAB 2.pdf
Download (507kB)
BAB 1.pdf
Download (171kB)
ABSTRAK.pdf
Download (89kB)
COVER.pdf
Download (206kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (203kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya produksi, penerimaan,dan pendapatan serta mengetahui tingkat kelayakan ekonomi usahatani cabaikeriting pada musim penghujan di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok,Kabupaten Blitar. Penelitian dilaksanakan pada periode Oktober 2025 hinggaMaret 2026 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dipilihsecara purposive, dengan seluruh populasi petani cabai keriting sebanyak 32 orang dijadikan sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi, dengan variabel yang diamati meliputi biaya produksi (biaya tetap dan biaya variabel), produksi, harga jual, penerimaan, pendapatan, serta indikator kelayakan ekonomi berupa R/C Ratio, B/C Ratio, dan Break Even Point (BEP). Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menghitung total biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta tingkat kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi sebesar Rp 86.787.713 per ha, dengan penerimaan sebesar Rp 273.296.772 per ha, serta pendapatan sebesar Rp 186.509.059 per ha. Nilai R/C Ratio sebesar 3,3 per ha, dan B/C Ratio sebesar 2,3 per ha yang menunjukkan bahwa usahatani cabai keriting layak dan menguntungkan untuk diusahakan. Selain itu, nilai BEP produksi sebesar 4.078 kg per ha, BEP harga sebesar Rp 9.003 per ha, dan BEP penerimaan sebesar Rp 86.787.713 per ha menunjukkan bahwa kondisi aktual usahatani berada di atas titik impas. Dengan demikian, usahatani cabai keriting pada musim penghujan di Desa Candirejo memiliki prospek ekonomi yang baik dan layak untuk dikembangkan.
Kata kunci: usahatani, cabai keriting, pendapatan, kelayakan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agribisnis |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with email hadisantosoo1234567@gmail.com |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 07:59 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 07:59 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/2039 |
