KAJIAN YURIDIS PEMBUKTIAN AKTA JUAL BELI YANG DIBUAT OLEH PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH SEMENTARA DI KECAMATAN SANANWETAN KOTA BLITAR DALAM PERSPEKTIF PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 24 TAHUN 2016

simon, simon (2026) KAJIAN YURIDIS PEMBUKTIAN AKTA JUAL BELI YANG DIBUAT OLEH PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH SEMENTARA DI KECAMATAN SANANWETAN KOTA BLITAR DALAM PERSPEKTIF PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 24 TAHUN 2016. Other thesis, UNIVERSITAS ISLAM BALITAR, BLITAR.

[thumbnail of 21107710057_Simon_Retno_Felati.pdf] Text
21107710057_Simon_Retno_Felati.pdf

Download (985kB)

Abstract

Secara konseptual, akta merupakan bukti tertulis. Akta jual beli yang dalam
bahasa inggris disebut dengan Deed of sale and purchase, sedangkan dalam bahasa
belanda disebut dengan akte van verkoop en aankoop merupakan akta atau bukti
tertulis yang membuat hak dan kewajiban para pihak. Di dalam akta tersebut
memuat hak dan kewajiban para pihak. Isi akta merupakan pernyataan resmi artinya
bahwa apa yang tertulis dalam akta itu merupakan pernyataan yang sah dari pejabat
atau para pihak dan dibuat menurut peraturan yang berlaku. Dalam hal ini, akta-
akta dapat dibedakan atas dua macam akta yaitu akta otentik dan akta dibawah
tangan. Dalam peraturan pemerintah No.19 Tahun 2008 Tentang kecamatan,
menyebutkan bahwa camat adalah pemimpin dan koordinator penyelenggara
pemerintahan diwilayah kerja kecamatan yang dalam pelaksanaan tugasnya
memperoleh pelimpahan kewenangan pemerintahan dari Bupati dan atau walikota
untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah, dan menyelenggarakan tugas
umum pemerintahan. Camat memiliki peran yang penting dalam dalam mengelolah
pemerintahan dan pelayanan masyarakat diwilayah kecamatan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan
menggunakan data primer, sekunder dan tersier, metode yuridis empiris merupakan
penelitian lapangan atau penelitian terhadap data primer yaitu suatu penelitian
meneliti peraturan– peraturan hukum yang kemudian dikomparasikan dengan data
dan praktik di lapangan dengan menekankan pada segi observasi dan wawancara.
Dalam pembahasan skripsi ini peneliti memilih mengkaji terkait pembuktian akta
jual beli dan akibat hukum atas akta jual beli yang dibuat oleh camat sebagai pejabat
pembuat akta tanah sementara (PPATS) dalam perspektif peraturan pemerintah
nomor 24 tahun 2016.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pembuktian akta jual beli yang
dibuat oleh camat sebagai PPATS Kekuatan pembuktian akta jual beli tanah yang
dibuat oleh PPAT sementara (camat) memiliki kekuatan pembuktian sebagai akta
otentik, yang memberikan kepastian hukum dalam transaksi jual beli tanah. Dan
akta tersebut bisa batal demi hukum jika tidak memenuhi syarat formil dan materil

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum > Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email simonrfelati131@gmail.com
Date Deposited: 14 Jan 2026 01:17
Last Modified: 14 Jan 2026 01:17
URI: https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/1948

Actions (login required)

View Item
View Item