Khasanah, Azizah Lutfatul (2025) PERAN UPTD PPA KOTA BLITAR DALAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DI KOTA BLITAR: ANALISIS STRUKTURAL FUNGSIONAL TALCOTT PARSONS. Other thesis, Universitas Islam Balitar.
COVER.pdf
Download (694kB) | Preview
ABSTRAK.pdf
Download (347kB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (328kB) | Preview
BAB 1.pdf
Download (894kB) | Preview
BAB 2.pdf
Download (529kB) | Preview
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (753kB) | Request a copy
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (581kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Download (992kB) | Preview
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (558kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf
Download (552kB) | Preview
SKRIPSI FULL HALAMAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Kekerasan terhadap perempuan merupakan permasalahan sosial yang masih terus terjadi dan memerlukan penanganan yang sistematis serta berkelanjutan.
UPTD PPA Kota Blitar hadir sebagai lembaga perlindungan yang memberikan layanan psikologis, hukum, dan sosial bagi perempuan korban kekerasan.
Penelitian ini bertujuan untuk:1.) Menganalisis peran UPTD PPA Kota Blitar dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan korban kekerasan; dan 2.) Mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan peran tersebut.
Kerangka analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional Talcott Parsons melalui skema AGIL, yang mencakup empat fungsi utama: Adaptation (Adaptasi), Goal Attainment (Pencapaian Tujuan),
Integration (Integrasi), dan Latency (Pemeliharaan Pola Nilai). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Subjek penelitian meliputi petugas UPTD PPA Kota Blitar dan perempuan korban kekerasan yang telah menerima layanan, sedangkan objek penelitian adalah peran UPTD PPA dalam
memberikan perlindungan terhadap perempuan korban kekerasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD PPA telah menjalankan fungsi adaptasi dengan menyediakan layanan yang responsif terhadap kebutuhan korban.
Fungsi pencapaian tujuan tercermin dari tingkat kepuasan korban terhadap layanan yang diberikan. Fungsi integrasi terlihat dari hubungan positif antara petugas dan
korban. Sementara itu, fungsi pemeliharaan pola nilai tercermin dalam komitmen terhadap kerahasiaan, monitoring, serta penerapan etika kerja yang empatik. Meskipun demikian, UPTD PPA menghadapi berbagai hambatan, seperti
keterbatasan tenaga profesional, minimnya alokasi anggaran, dan belum terbangunnya koordinasi formal dengan instansi terkait. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, kerja sama lintas sektor, serta edukasi publik yang
berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas perlindungan terhadap perempuan korban kekerasan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK > Sosiologi |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK > Sosiologi > Skripsi Sosiologi |
| Depositing User: | Azizah Lutfatul Khasanah |
| Date Deposited: | 29 Aug 2025 05:24 |
| Last Modified: | 29 Aug 2025 05:24 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/1345 |
