Saphira, Firdausi Navis (2025) TINGKAT PENERIMAAN MASYARAKAT TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK ES KRIM SUSU SAPI DENGAN PENAMBAHAN MADU DAN JAHE. Other thesis, Universitas Islam Balitar.
COVER.pdf
Download (471kB) | Preview
ABSTRACT.pdf
Download (489kB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (583kB) | Preview
BAB I.pdf
Download (180kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (299kB) | Preview
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (460kB) | Request a copy
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (283kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (145kB) | Preview
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (273kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf
Download (886kB) | Preview
SKRIPSI FULL HALAMAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
file jurnal.pdf
Download (424kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat
terhadap es krim susu sapi dengan penambahan madu dan jahe berdasarkan uji
organoleptik. Bahan utama yang digunakan adalah susu sapi segar dengan
perlakuan penambahan madu dan jahe dalam empat formulasi berbeda (P0: kontrol,
P1: madu 5% dan jahe 0,75%, P2: madu 10% dan jahe 1,5%, P3: madu 15% dan
jahe 2,25%). Uji organoleptik dilakukan terhadap empat parameter: warna, rasa,
aroma, dan tekstur, dengan melibatkan 30 orang panelis berusia 19–25 tahun. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa P0 (tanpa penambahan madu dan jahe) memiliki
nilai tertinggi dalam semua parameter dan paling disukai panelis dengan nilai warna
4,57, rasa 4,17, aroma 5.00, tekstur 4.00. Perlakuan P1 memperoleh nilai warna
3,65, rasa 4.00, aroma 4.00, tekstur 3,57 masih dapat diterima dari aspek rasa dan
aroma, meskipun terdapat sedikit penurunan pada warna dan tekstur. Pelerlakuan
P2 memperoleh nilai warna 3.03, rasa 4.00, aroma 3,63, tekstur 2,83. Sementara P3
memperoleh nilai warna 2,60, rasa 4.00, aroma 3.00, tekstur 1,80. Nilai-nilai ini
menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat substitusi madu dan jahe, maka tingkat
kesukaan panelis terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur cenderung menurun. Dengan
demikian, Perlakuan tanpa penambahan (P0) mendapat nilai tertinggi dan paling disukai
panelis. Selain itu, disarankan pula agar peneliti selanjutnya menyesuaikan kembali takaran
penambahan madu dan jahe pada es krim untuk memperoleh hasil yang lebih optimal
terutama pada jahe.
Kata kunci: Es krim susu, madu, jahe, organoleptik, penerimaan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Ilmu Ternak |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Ilmu Ternak > Skripsi Ilmu Ternak |
| Depositing User: | Firdausi Navis Saphira |
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 03:19 |
| Last Modified: | 14 Aug 2025 03:19 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/1161 |
