Salim, Muhammad Adrian Maulana (2026) PENGARUH BIOMATRICONDITIONING BENIH DENGAN BAKTERI INDIGENOUS PADA BERBAGAI MEDIA MATRIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.). Other thesis, UNIVERSITAS ISLAM BLITAR.
COVER.pdf
Download (557kB)
ABSTRAK.pdf
Download (79kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (79kB)
BAB I.pdf
Download (81kB)
BAB II.pdf
Download (103kB)
BAB III.pdf
Download (146kB)
BAB IV.pdf
Download (161kB)
BAB V.pdf
Download (144kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
SKRIPSI FULL HALAMAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
PLAGIASI.pdf
Download (122kB)
Abstract
Muhammad Adrian Maulana Salim. Pengaruh Biomatriconditioning Benih Dengan Bakteri Indigenous pada Berbagai Media Matrik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) di bawah bimbingan Tri Endrawati.
Kedelai adalah tanaman pangan golongan palawija yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan permintaan pasar yang stabil dan cenderung terus meningkat setiap tahunnya. Namun di Indonesia sendiri masih mengandalkan impor kedelai dalam memenuhi kebutuhannya dalam negeri akibat rendahnya produksi disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kemunduran mutu benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Biomatriconditioning benih dengan bakteri Indigenous pada berbagai media matrik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai.
Penelitian dilaksanakan di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar pada Juni- Oktober 2025, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah Biomatriconditioning dengan bakteri Indegenous yang terdiri dari tiga taraf (Basillus sp, Pseudomonas sp dan Azotobacter sp), sedangkan faktor kedua yaitu media matrik terdiri dari tiga taraf (Arang sekam, Serbuk bata dan cocopeat). Setiap kombinasi terdapat dua sampel diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 54 tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah polong, berat polong, jumlah biji dan berat biji per tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) atau Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik adalah S2B1 (Pseudomonas sp dan arang sekam), yang menghasilkan tinggi tanaman tertinggi sebesar 56,5 cm, jumlah daun sebanyak 26 helai, diameter batang sebesar 69,3 mm, jumlah polong sebanyak 192,5 polong, berat polong sebesar 254,5 gram, jumlah biji sebanyak 411,2 biji dan berat biji sebesar 89,3 gram. Kombinasi perlakuan Biomatriconditioning benih dengan bakteri Indigenous pada berbagai media matrik memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai.
Kata kunci: Kedelai, Biomatriconditioning Benih, Pertumbuhan Tanaman, Hasil Produksi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agroteknologi |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agroteknologi > Skripsi Agroteknologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email adrianyol28@gmail.com |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 01:29 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 01:29 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/2043 |
