Rusitta, Nurmala (2024) PENGARUH DUA VARIETAS TANAMAN KEDELAI DAN MEDIA TANAM BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.). Other thesis, Universitas Islam Balitar Blitar.
COVER.pdf
Download (341kB) | Preview
ABSTRAK.pdf
Download (102kB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (140kB) | Preview
BAB I.pdf
Download (58kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (130kB) | Preview
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (154kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (110kB) | Preview
DAFPUS.pdf
Download (74kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB) | Preview
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Tanaman kedelai (Glycine max L.) banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, namun produksinya belum bisa mencukupi kebutuhan pasar karena tingginya peminat kedelai. Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L.) adalah penggunaan jenis varietas dan media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dua varietas tanaman kedelai (varietas Argomulyo dan varietas Gepak Kuning) dan media tanam berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang diulang sebanyak 4 kali. Faktor pertama adalah varietas tanaman kedelai yang terdiri dari dua level yaitu V1: varietas Argomulyo dan V2: varietas Gepak Kuning. Sedangkan faktor kedua adalah media tanam yang terdiri dari tiga level yaitu M1: blotong + Trichoderma sp. + abu ketel, M2: blotong + Trichoderma sp. + abu ketel + arang sekam, dan M3: blotong + Trichoderma sp. + abu ketel + arang kayu. Pertumbuhan vegetatif tanaman yang terdiri dari tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), dan jumlah daun diamati pada umur 14, 28, 42, dan 56 HST. Sedangkan pengamatan hasil tanaman (generatif) terdiri dari jumlah polong, berat basah polong, berat kering polong, jumlah biji, dan berat kering biji dilakukan setelah masa panen selesai. Analisis data pengamatan menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji DMRT atau Duncan’s Multiple Range Test taraf 5% pada data yang berbeda secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan bahwa terdapat interaksi yang nyata antara penggunaan varietas tanaman dengan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Kombinasi perlakuan terbaik adalah V2M2 yakni penggunaan benih kedelai varietas Gepak Kuning dan media tanam berupa blotong, abu ketel, Trichoderma sp., dan arang sekam yang mampu menghasilkan rata-rata tinggi tanaman 54.54 cm, diameter batang 9.74 mm, jumlah daun 52.53, jumlah polong 114.24, berat basah polong 82.32 gram, berat kering polong 41.29 gram, jumlah biji 233.04, dan berat kering biji 23.64 gram.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agroteknologi |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN > Agroteknologi > Skripsi Agroteknologi |
| Depositing User: | Nurmala Rusitta |
| Date Deposited: | 05 Aug 2024 01:39 |
| Last Modified: | 05 Aug 2024 01:39 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/199 |
