Hari Mulana Hutabarat, Hari Mulana Hutabarat (2026) ANALISIS YURIDIS PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PENARIKAN OBYEK JAMINAN FIDUSIA OLEH PT. MNC FINANCE CABANG MALANG (Studi Putusan Perkara Perdata No. 28/Pdt.G/2025/PN Malang). Other thesis, UNIVERSITAS ISLAM BALITAR.
COVER.pdf
Download (660kB)
ABSTRAK.pdf
Download (242kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (181kB)
BAB 1.pdf
Download (278kB)
BAB 2.pdf
Download (530kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (286kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (547kB)
BAB 5.pdf
Download (234kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (208kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (14MB)
FULL TEXT.pdf
Download (15MB)
Abstract
ABSTRAK
Praktik eksekusi jaminan fidusia secara sepihak oleh lembaga pembiayaan di
Indonesia kerap memunculkan persoalan hukum terkait batasan pelaksanaan hak
kontraktual. Penelitian ini berfokus pada analisis yuridis penarikan objek Jaminan
Fidusia oleh PT. MNC Finance Cabang Malang yang dikualifikasikan sebagai
perbuatan melawan hukum, dengan studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Malang
Nomor 28/Pdt.G/2025/PN Malang. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis
pemenuhan unsur-unsur perbuatan melawan hukum dalam tindakan penarikan
jaminan fidusia tersebut dan mengkaji akibat hukum yang timbul terhadap para
pihak.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi
kasus. Data primer diperoleh dari Putusan PN Malang No. 28/Pdt.G/2025/PN
Malang beserta dokumen pendukungnya, sedangkan data sekunder terdiri dari
peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan yurisprudensi terkait. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, dan analisis data
menggunakan metode analisis isi serta interpretasi hukum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, tindakan penarikan objek jaminan
fidusia oleh PT. MNC Finance Cabang Malang telah memenuhi seluruh unsur
perbuatan melawan hukum berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum
Perdata, khususnya unsur melawan hukum yang diperluas mencakup pelanggaran
terhadap asas kepatutan dan proporsionalitas; kedua, akibat hukum dari perbuatan
melawan hukum tersebut menimbulkan kewajiban ganti rugi materil dan immateriil
bagi kreditur serta mempertegas batasan pelaksanaan hak eksekusi fidusia
meskipun didasarkan pada klausula perjanjian.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan eksekusi fidusia yang represif,
tidak proporsional, dan melampaui batas kewajaran dapat dikualifikasikan sebagai
perbuatan melawan hukum. Putusan PN Malang ini memiliki signifikansi
yurisprudensial dalam menegaskan prinsip proporsionalitas dan kepatutan sebagai
batasan substantif dalam eksekusi jaminan fidusia. Penelitian ini
merekomendasikan perlunya kehati-hatian dan penerapan asas proporsionalitas
oleh lembaga pembiayaan dalam melaksanakan eksekusi fidusia, serta pentingnya
pengawasan regulasi oleh otoritas terkait.
Kata kunci: Perbuatan melawan hukum, eksekusi fidusia, jaminan fidusia,
proporsionalitas, kepatutan, PT. MNC Finance Cabang malang.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum > Skripsi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Hari Mulana Hutabarat |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 07:05 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 07:05 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/1979 |
