Meifilina, Andiwi (2024) Analisis Semiotika Representasi Bullying Pada Drama Korea “The Glory”. JURNAL TRANSLITERA, 13 (1). pp. 90-106. ISSN 2527-3396
![[thumbnail of JURNAL Analisis Semiotika Representasi Bullying Pada Drama Korea “The Glory”Semiotic Analysis of Bullying Representation in Korean Drama The Glory.pdf]](https://repository.unisbablitar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
JURNAL Analisis Semiotika Representasi Bullying Pada Drama Korea “The Glory”Semiotic Analysis of Bullying Representation in Korean Drama The Glory.pdf
Download (806kB)
![[thumbnail of CEK PLAGIASI JURNAL Analisis Semiotika Representasi Bullying Pada Drama Korea “The Glory”Semiotic Analysis of Bullying Representation in Korean Drama The Glory (1).pdf]](https://repository.unisbablitar.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
CEK PLAGIASI JURNAL Analisis Semiotika Representasi Bullying Pada Drama Korea “The Glory”Semiotic Analysis of Bullying Representation in Korean Drama The Glory (1).pdf
Download (13MB)
Abstract
Drama Korea seringkali menceritakan tentang isu-isu yang sering
terjadi di masyarakat, salah satunya bullying. Salah satu drama Korea
yang merepresentasikan tentang fenomena bullying adalah “The
Glory”. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui bagaimana
representasi bullying dalam drama Korea “The Glory” dengan
menganalisis adegan-adegan yang menampilkan bentuk-bentuk
bullying menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil dari
penelitian ini ditemukan 12 scene dalam 7 episode yang
merepresentasikan perilaku bullying dalam drama Korea “The
Glory”. Representasi bullying dalam drama Korea “The Glory” yaitu
menampilkan berbagai macam bentuk bullying seperti kontak fisik
langsung, kontak verbal langsung, perilaku non-verbal langsung,
cyberbullying, dan pelecehan seksual. Para pelaku bullying merasa
mereka berkuasa dan memiliki power untuk bertindak sesuka hati,
terutama pada siswa yang tampak lemah dan tidak punya kuasa.
Mereka berasal dari keluarga kaya atau berpengaruh dengan
seenaknya merundung korbannya tanpa mendapat hukuman dari
pihak berwenang. Para pelaku juga tidak memiliki rasa bersalah
sama sekali, dan bahkan menganggap bullying yang mereka lakukan
sebagai hiburan
Item Type: | Article |
---|---|
Subjects: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK > Ilmu Komunikasi |
Divisions: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK > Ilmu Komunikasi |
Depositing User: | Andiwi Meifilina |
Date Deposited: | 04 Oct 2024 07:53 |
Last Modified: | 04 Oct 2024 07:53 |
URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/518 |