Adellia, Ersa Septianingrum (2025) ANALISIS PENURUNAN (AMBLAS) TIMBUNAN PADA OPRIT JEMBATAN DAWUHAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS 2D. Other thesis, Universitas Islam Balitar.
COVER.pdf
Download (1MB) | Preview
COVER.pdf
Download (1MB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (242kB) | Preview
DAFTAR ISI.pdf
Download (242kB) | Preview
BAB 1.pdf
Download (265kB) | Preview
BAB 2.pdf
Download (1MB) | Preview
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (526kB) | Request a copy
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Download (176kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (182kB) | Preview
Lampiran.pdf
Download (2MB) | Preview
SKRIPSI FULL HALAMAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9MB) | Request a copy
Abstract
Jembatan merupakan suatu penyebrangan dari desa satu ke desa
seberangnya, dimana jembatan akan menghubungkan dua daerah yang terpisah
akibat adanya sungai maupun danau, oleh karena itu agar desa satu dan lainnya
dapat terhubung, maka dibangun sebuah jembatan agar ekonomi di daerah tersebut
berdampak positif. Namun pada jembatan Dawuhan dijumpai permasalahan
penurunan (amblas) pada oprit jembatan. Dari permasalahan yang terjadi pada
jembatan Dawuhan Kecamatan Kademangan, melatarbelakangi untuk menganalisis
penyebab terjadinya penurunan dan mencari solusi teknis yang dapat dilakukan.
Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya identifikasi masalah
dilapangan, pengumpulan data tanah berdasarkan uji SPT, serta pembuatan
pemodelan menggunakan PLAXIS 2D.
Analisis menggunakan perhitungan Rankine menunjukkan tekanan aktif
setiap per dua meter mengalami lonjakan yang besar, yang menandakan
kecenderungan tanah mengalami pergeseran atau deformasi akibat beban diatasnya.
Selain itu, metode mayerhof menunjukkan bahwa daya dukung tanah di bawah oprit
sangat bervariasi tergantung pada kedalaman dan jenis tanahnya, namun pada
lapisan tanah lunak jauh lebih rendah dibandingkan lapisan keras di bawahnya.
Disimulasikan menggunakan software Plaxis 2D memberikan gambaran visual
deformasi tanah. Hasilnya menunjukkan area paling aktif mengalami deformasi
adalah pada bagian timbunan oprit jembatan yang berada diatas tanah lunak.
Deformasi yang terjadi sebesar 0,56 meter atau 56 cm.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil > Skripsi Teknik Sipil |
| Depositing User: | Adellia Ersa Septianingrum |
| Date Deposited: | 24 Sep 2025 05:25 |
| Last Modified: | 24 Sep 2025 05:25 |
| URI: | https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/1453 |
